- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar
Amerika Serikat (AS) pada sore hari ini tercatat menguat. Meski demikian
pergerakan Rupiah masih terpantau stabil seperti perdagangan
sebelumnya.
Pada perdagangan non-delivery forward (NDF), Bloomberg mencatat Rupiah naik 128 poin atau 1,13 persen di kisaran Rp11.222 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp11.124-Rp11.450. Sedangkan pada penutupan pada perdagangan kemarin di Rp11.350 per USD.
Sementara BI dalam Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada median Rp11.395 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp11.452-Rp11.338 per USD.
Pasca-kenaikan BI Rate menjadi 7,25 persen, tampaknya laju Rupiah sedikit terkena imbas positif. Kenaikan BI Rate tersebut memang seharusnya menguntungkan Rupiah.
Menurut Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rupiah yang paling diuntungkan dengan kenaikan BI rate, hal tersebut karena meningkatkan rate Rupiah dibanding valas lainnya.
"Selain itu adanya revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh BI menjadi 5,5-5,9 persen dari sebelumnya 5,8-6,2 persen turut berimbas pada Rupiah," katanya.
sumber laman : http://economy.okezone.com/read/2013/09/13/278/865638/pasca-bi-rate-naik-rupiah-terus-hajar-dolar
SALAM PERJUANGAN
BIDANG ADVOKASI DAN INFORMASI
HIMA AKSI FE-UNM
Pada perdagangan non-delivery forward (NDF), Bloomberg mencatat Rupiah naik 128 poin atau 1,13 persen di kisaran Rp11.222 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp11.124-Rp11.450. Sedangkan pada penutupan pada perdagangan kemarin di Rp11.350 per USD.
Sementara BI dalam Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada median Rp11.395 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp11.452-Rp11.338 per USD.
Pasca-kenaikan BI Rate menjadi 7,25 persen, tampaknya laju Rupiah sedikit terkena imbas positif. Kenaikan BI Rate tersebut memang seharusnya menguntungkan Rupiah.
Menurut Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rupiah yang paling diuntungkan dengan kenaikan BI rate, hal tersebut karena meningkatkan rate Rupiah dibanding valas lainnya.
"Selain itu adanya revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh BI menjadi 5,5-5,9 persen dari sebelumnya 5,8-6,2 persen turut berimbas pada Rupiah," katanya.
sumber laman : http://economy.okezone.com/read/2013/09/13/278/865638/pasca-bi-rate-naik-rupiah-terus-hajar-dolar
SALAM PERJUANGAN
BIDANG ADVOKASI DAN INFORMASI
HIMA AKSI FE-UNM
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar