Jokowi: Perppu AEoI Bentuk Komitmen RI pada Dunia Internasional

HIMA AKSI-Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan. Aturan tersebut menjadi payung hukum bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengintip rekening nasabah perbankan di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Perppu merupakan bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk mendukung dan ikut serta dalam era keterbukaan informasi perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI) yang berlangsung pada 2018.

"Perppu ini adalah menindaklanjuti itu. Karena itu ditunggu komitmen kita mengenai ikut tidaknya kita di dalam Automatic Exchange of Information. Ini ditunggu semua, jadi Perppu itu dalam rangka internasional juga dalam rangka di sini," ujar dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Menurut Jokowi, pemerintah juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait era keterbukaan ini sejak digulirkannya program pengampunan pajak (tax amnesty) yang berakhir pada 31 Maret 2017 lalu.

"Itu kan sudah kita sampaikan berkali-kali saat kita melakukan sosialisasi mengenai tax amnesty bahwa nantinya 2018 seluruh dunia semua negara akan membuka diri terhadap informasi perbankannya. Sudah saya sampaikan di mana-mana," dia menjelaskan.

Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, dirinya berharap masyarakat tidak kaget saat memasuki era keterbukaan informasi ini berlangsung. Dia juga meminta agar keterbukaan ini tidak manfaatkan secara sembarang di luar keperluan yang dibutuhkan.

"Jadi saya kira tidak perlu kaget, memang seluruh dunia akan membuka diri terhadap itu. Dan itu sudah saya sampaikan berkali kali hati-hati tahun 2018 semuanya nanti akan bisa terbuka. Tetapi ingat itu hanya dipakai untuk kepentingan kepentingan yang memang diperlukan, tidak buka-bukaan juga, tidak. Ada batasan batasan ada aturan aturan yang harus diikuti," tandas dia.

Dilangsir dari Liputan6.com

Komentar

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus

Posting Komentar